Morowali, Sulawesi Tengah, LBH CCI Sulteng — Majelis Raudhatul Jannah Cabang Morowali, yang berada dalam lingkungan Majelis Ma’rifatullah Wa Ma’rifaturrosul Nurul Islam Wa Iman, membentuk kepengurusan masa bakti 2026–2032 melalui rapat pada Selasa (6/10/2026) malam. Pembentukan kepengurusan ini menjadi langkah untuk memperkuat kelembagaan, mengembangkan dakwah, meningkatkan pembinaan keagamaan, serta memperluas kepedulian sosial di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Rapat yang dimulai pukul 21.00 WITA dan berakhir pada Rabu (7/10/2026) pukul 00.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Ustadz Ambo Angka, selaku guru dan pembimbing Majelis Raudhatul Jannah Cabang Morowali. Pertemuan berlangsung dalam suasana kebersamaan dengan agenda utama pembentukan kepengurusan, pembagian tanggung jawab organisasi, serta pembahasan langkah pengembangan majelis ke depan.
Ustadz Ambo Angka memiliki peran penting sebagai guru sekaligus pembimbing langsung dalam kegiatan pembelajaran keagamaan dan pembinaan jemaah. Melalui pembentukan kepengurusan baru, kegiatan majelis diharapkan semakin terarah, memperkuat hubungan antaranggota, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Muhammad Unir, S.Kom., dipercaya sebagai Ketua Majelis Raudhatul Jannah Cabang Morowali, didampingi H. Asgar Ali, S.Ag., sebagai Wakil Ketua. Sementara itu, jabatan Sekretaris dipercayakan kepada Busrawil Nawir, Wakil Sekretaris Sumarni, Bendahara Dra. Hj. Nurjannah, M.Pd., dan Wakil Bendahara Alimuddin.
Jajaran penasihat terdiri atas H. Asriadi, Muis Pammu, Rustawan Pombala, Safaruddin, H. Silahuddin Karim, Hj. Saidah, dan Hj. Nursidah. Kehadiran para penasihat diharapkan dapat memberikan dukungan, arahan, serta memperkuat kesinambungan pembinaan dan pengembangan kegiatan majelis.
Suharman dan Sukardin Dorong Penguatan Administrasi serta Bidang Hukum
Untuk mendukung jalannya organisasi, kepengurusan juga membentuk delapan bidang dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Bidang Kemajelisan dikoordinasikan Jamaluddin, Bidang Usaha dan Dana oleh Hj. Patmawati, S.Pd., Bidang Konsumsi oleh Busrawati, Bidang Prasarana/Humas oleh Diong, serta Bidang Transportasi oleh Muhamad Hamzah.
Bidang Hukum/Advokat dikoordinasikan Sukardin, S.H., dengan anggota Suharman, A.Md., CFLE., CLA., dan Yasin Al Mubarak. Sementara itu, Bidang Dokumentasi dikoordinasikan Irsyad dan Bidang Keamanan oleh Indra. Pembentukan sejumlah bidang tersebut menjadi langkah untuk memperjelas pembagian tugas, meningkatkan koordinasi, dan mendukung kelancaran kegiatan majelis.

Pelaksanaan Kegiatan
Keterlibatan Suharman dalam kepengurusan memiliki peran tersendiri. Selain menjadi anggota Bidang Hukum/Advokat Majelis Raudhatul Jannah Cabang Morowali, Suharman juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Bantuan Hukum Cendrawasih Celebes Indonesia (DPW LBH CCI) Sulawesi Tengah. Keterlibatannya diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam penguatan pemahaman hukum, pendampingan administrasi organisasi, serta pengembangan tata kelola kelembagaan yang tertib dan bertanggung jawab.
Dalam rapat tersebut, Suharman, Sukardin, S.H., bersama sejumlah peserta lainnya turut mendorong percepatan penyelesaian administrasi kepengurusan. Pembahasan menitikberatkan pada pentingnya melengkapi administrasi organisasi, memperjelas tugas dan kewenangan masing-masing pengurus, serta memastikan seluruh kegiatan majelis berjalan secara terarah dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Percepatan administrasi juga menjadi perhatian agar pengurus dapat segera melakukan koordinasi dengan yayasan pusat dan instansi pemerintah terkait, termasuk Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Morowali sesuai kewenangannya. Sementara itu, untuk pendaftaran majelis taklim, pengurus perlu memperhatikan Peraturan Menteri Agama Nomor 29 Tahun 2019 melalui Kantor Kementerian Agama. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat kepastian administrasi, kejelasan kedudukan kelembagaan, dan keberlanjutan kegiatan majelis.
Keterlibatan berbagai unsur pengurus, termasuk mereka yang memiliki pengalaman dalam bidang hukum dan organisasi, diharapkan dapat mempercepat pembenahan administrasi serta memperkuat kerja sama kelembagaan. Dengan kepengurusan yang terorganisasi, majelis diharapkan semakin berkembang sebagai wadah pembinaan keagamaan, penguatan persaudaraan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kembangkan Dakwah, Pembelajaran Ma’rifatullah dan Kepedulian Sosial
Peran dan Kolaborasi
Majelis Raudhatul Jannah Cabang Morowali juga mengembangkan kegiatan pembelajaran dan pendalaman ilmu agama Islam di bawah bimbingan langsung Ustadz Ambo Angka. Salah satu kitab yang dipelajari adalah Awaluddin Ma’rifatullah. Pembelajaran tersebut menjadi bagian dari pembinaan keagamaan untuk memperdalam pemahaman jemaah, meningkatkan kualitas spiritual, memperkuat akhlak, serta membangun kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain bergerak di bidang dakwah dan pendidikan keagamaan, kepedulian sosial turut menjadi perhatian di lingkungan majelis. Berbagai kegiatan sosial dilaksanakan melalui penyaluran bantuan kepada para santri dan masyarakat yang membutuhkan, sebagai wujud semangat berbagi, mempererat persaudaraan, serta membantu meringankan beban sesama.

Pada 7 Oktober 2026, kegiatan sosial juga mencakup penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu dengan 27 orang tercatat sebagai sasaran penerima. Bantuan turut disalurkan kepada Yayasan Panti Asuhan Hidayatullah di Desa Umpanga, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali. Kegiatan tersebut mencerminkan kepedulian yang diharapkan terus tumbuh seiring dengan pengembangan program majelis.
Secara kelembagaan, Majelis Raudhatul Jannah Cabang Morowali memiliki hubungan dengan Yayasan Raudhatul Jannah Nurul Islam Wa Iman yang berpusat di Jalan Corong, Kelurahan Sangasanga Dalam, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Majelis pusat dipimpin oleh Kiai Jumeri Dahri dan dikenal melalui berbagai kegiatan keagamaan, zikir, selawat, serta silaturahmi bersama masyarakat.
Kegiatan majelis pusat juga pernah menjadi bagian dari agenda kunjungan pemerintah daerah. Pada 1 Maret 2025, Wakil Bupati Kutai Kartanegara saat itu, Rendi Solihin, melaksanakan Safari Ramadan di Majelis Dzikir dan Sholawat Ma’rifatullah Wa Ma’rifaturrosul Nurul Islam Wa Iman, Sangasanga. Kiprah tersebut menjadi salah satu gambaran perkembangan kegiatan keagamaan majelis di Kalimantan Timur.
Melalui pembentukan kepengurusan Cabang Morowali masa bakti 2026–2032, Majelis Raudhatul Jannah diharapkan semakin berkembang sebagai wadah dakwah, pendidikan keagamaan, pembinaan umat, dan kepedulian sosial. Dengan dukungan guru, pembimbing, penasihat, pengurus, dan seluruh jemaah, majelis berupaya memperluas manfaat kehadirannya bagi masyarakat, sejalan dengan semboyan “Bersama Dalam Dakwah, Membangun Umat, Menuju Ridha Allah SWT.”




